Perbedaan Alat Musik Ritmis dan Melodis dari Berbagai Aspek



Berbicara mengenai alat musik, maka ada pengelompokan yang dikenal dengan istilah alat musik ritmis dan melodis. Pengelompokan ini tidak lain karena masing-masing dari alat musik yang ada punya karakteristik yang berbeda. Khususnya dapat diamati pada sejumlah perbedaan alat musik ritmis dan melodis paling mendasar yang telah diuraikan di bawah ini:

1. Tangga Lagu yang Dihasilkan

Perbedaan pertama dan yang paling mencolok dari kedua jenis alat musik ini adalah pada tangga lagu yang dihasilkan. Pada jenis melodis, alat musik memiliki banyak varian tangga lagu yang bisa dihasilkan. Hal ini juga yang menyebabkan alat musik dari jenis melodis cenderung menghasilkan nada minimal 2 oktaf maupun lebih.

Ini tentu saja berbeda dengan alat musik dari jenis ritmis yang tidak punya susunan nada yang jelas. Karena memang fokus dari bunyi yang dihasilkan alat musik dari jenis ritmis adalah adanya ketukan dan tempo.

2. Cara Alat Musik Menghasilkan Bunyi

Perbedaan alat musik ritmis dan melodis dapat dilihat dari aspek cara menghasilkan bunyinya. Ada banyak alternatif cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan bunyi dari alat musik dari jenis melodis. Pemain bisa memukul, memetik, meniup, bahkan sampai menggoyangkan alat musik.

Tentu saja, cara menghasilkan bunyi ini bergantung juga pada mekanisme bunyi pada alat musik yang dimainkan. Berbeda dengan melodis, alat musik dari jenis ritmis cenderung menghasilkan bunyi dengan cara dipukul.

Misalnya saja drum, gong, tifa, triangle, dan lain-lain. Menariknya, hampir semua alat musik dari jenis ritmis tersebut menghasilkan bunyi dengan cara dipukul.

3. Fungsi Alat Musik di Dalam Lagu

Cara alat musik dari masing-masing jenis menghasilkan bunyi dan tangga lagunya memberikan posisi yang berbeda pada masing-masing jenis alat musik. Misalnya saja alat musik dari jenis ritmis yang lebih sering menempati posisi sebagai pengiring.

Hal ini karena nadanya yang tidak beraturan dan cenderung fokus pada ketukan. Alat musik dari jenis ritmis ini akhirnya kebagian peran untuk menjaga tempo lagu. Sedangkan, alat musik dari jenis melodis yang bisa memainkan lebih banyak tangga nada menjadi pengisi ketukan dan tempo yang dibuat.

4. Iringan dalam Permainan

Seperti yang dituliskan sebelumnya, alat musik dari jenis ritmis cenderung menempati posisi sebagai pengiring. Sedangkan, alat musik dari jenis melodis akan mengisi nada utamanya. Hal ini juga berpengaruh pada alat musik ketika dimainkan secara solo.

Yang mana, alat musik ritmis cenderung tidak bisa bermain sendirian tanpa mengiringi alat musik dari jenis lain. Walaupun mungkin saja dimainkan sendirian, namun tidak akan menghasilkan lagu sebagus sebagai pengiring.

Sedangkan, alat musik dari jenis melodis sangat mungkin untuk dimainkan tanpa pengiring. Karena jangkauan nadanya yang luas dan bervariasi membuatnya mampu memainkan satu lagu sendirian tanpa pengiring.

5. Perkembangan Masing-Masing Alat Musik

Jika berbicara tentang perkembangan alat musik, maka jenis melodis lebih mudah untuk dilakukan inovasi. Lantaran keteraturan dan keterjangkauan nada yang dihasilkan darinya. Sebagai contoh sederhana yang mudah diamati adalah gitar yang sekarang tersedia dengan begitu banyak variasi. Baik yang biasa sampai dengan elektrik yang menghasilkan begitu banyak variasi nada yang berbeda dan khas.

Ini tentunya cukup berbeda dengan alat musik ritmis, yang walau sekarang banyak dimunculkan inovasi, namun untuk suara yang dihasilkan tidak berbeda jauh. Selain itu, dari segi peranan pun tidak mengalami perkembangan berarti sebagaimana musik melodis.

Itulah perbedaan alat musik ritmis dan melodis jika ditinjau dari berbagai aspek. Meski secara teknis keduanya berbeda, namun jika dijadikan satu dengan racikan yang pas, maka akan menghasilkan lagu yang istimewa!

Chord Perbedaan Alat Musik Ritmis dan Melodis dari Berbagai Aspek

Lihat Semua :