Genesis Lubis (lahir 3 November 2002 di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara) adalah seorang musisi, komposer, dan aktivis budaya muda Indonesia yang dikenal melalui upayanya merevitalisasi musik tradisional Batak ke dalam medium musik kontemporer. Ia dikenal karena kemampuannya memadukan instrumen etnik Batak dengan aransemen modern, serta menjembatani musik tradisional dengan selera generasi muda.
Genesis memulai perjalanannya dari dunia olahraga sebelum akhirnya bertransformasi menjadi musisi yang aktif mempromosikan identitas budaya Nusantara melalui karya dan aktivitas digitalnya.
PERJALANAN KARIER
2024: Transformasi, Ekspansi Budaya, dan Fenomena Digital
Perjalanan seni Genesis dimulai ketika ia memutuskan untuk mengalihkan fokus dari cita-cita awal sebagai pesepak bola profesional untuk menekuni dunia musik.
Pada tahun 2024, Genesis mulai aktif memperkenalkan musik Batak ke berbagai daerah di Indonesia. Dalam periode ini, ia membawa pertunjukan musik Batak ke Kalimantan, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan musik tradisional Sumatera Utara kepada masyarakat di luar daerah asalnya.
Melalui penampilan dan aktivitas musikal tersebut, Genesis berupaya memperluas jangkauan apresiasi terhadap musik tradisional Batak di tingkat nasional.
Di tahun yang sama, namanya juga mulai dikenal di dunia digital setelah aktif membagikan konten musik melalui platform TikTok. Konten-konten yang menampilkan permainan musik Batak dengan pendekatan modern menarik perhatian banyak pengguna media sosial dan membantu memperkenalkan kembali unsur musik tradisional kepada generasi muda.
2025: Advokasi Budaya dan Pengakuan Industri
Pada tahun 2025, Genesis semakin aktif dalam mempromosikan pelestarian musik daerah. Ia terlibat dalam berbagai pemberitaan media nasional serta kegiatan diskusi budaya yang menyoroti pentingnya menjaga warisan musik tradisional di era modern.
Beberapa media nasional seperti MetroTV News, iNews, dan RRI menyoroti aktivitasnya dalam memperkenalkan musik Batak kepada publik yang lebih luas.
Pada tahun yang sama, ia juga menerima penghargaan musik daerah dari Dairi Music, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya terhadap perkembangan ekosistem musik lokal di Kabupaten Dairi.
2026: Kematangan dalam Berkarya
Memasuki tahun 2026, Genesis menunjukkan perkembangan dalam proses kreatifnya sebagai penulis lagu dan komposer.
Salah satu karya yang dirilis pada periode ini mengangkat tema “menikmati proses dalam perjalanan hidup”, yang menggambarkan refleksi personal tentang perjuangan dan pertumbuhan.
Melalui karya tersebut, Genesis semakin dikenal sebagai musisi yang tidak hanya mengedepankan teknik musikal, tetapi juga pesan reflektif dalam komposisinya.
PENCAPAIAN DAN PENGHARGAAN
2022 - Pemenang Kejuaraan Alat Musik (Kompetisi Instrumen Nasional).
2024 - Membawa pertunjukan musik Batak ke Kalimantan sebagai bagian dari promosi budaya.
2024 - Dikenal sebagai kreator musik edukatif di TikTok dengan konten yang menyoroti musik Batak.
2025 - Penerima penghargaan Dairi Music Award.
2025 - Narasumber dalam pembahasan pelestarian musik daerah di media nasional seperti MetroTV dan iNews.
2026 - Merilis karya musik yang mengangkat tema refleksi perjalanan hidup dan mendapat pemberitaan di sejumlah media daring nasional.
KARAKTERISTIK SENI
Genre: World Music / Ethno-Pop
Spesialisasi:
Eksplorasi alat musik tradisional Batak seperti taganing dan ogung, yang dipadukan dengan aransemen musik modern.
MEDIA SOSIAL
Facebook : Genesis Lubis
Tiktok : @genesislubis
Instagram : @genesislubis_
