Rayola, yang memiliki nama lengkap Yola Aurelia Laksmi, adalah seorang penyanyi pop Minang asal Padang, Sumatera Barat. Ia lahir pada 31 Maret 1996 dan dikenal sebagai salah satu penyanyi yang berperan besar dalam mempopulerkan lagu-lagu Minang modern ke kancah nasional. Dengan suara lembut dan karakter vokal yang kuat, Rayola menjadi salah satu figur penting dalam generasi baru musik daerah yang mampu menyeimbangkan antara tradisi dan pop kontemporer.
Kehidupan Awal
Sejak kecil, Rayola sudah menunjukkan bakat di bidang tarik suara. Anak ketiga dari empat bersaudara ini mulai belajar bernyanyi secara profesional sejak usia tujuh tahun melalui kursus musik di Bina Vocalia Sari Musik di bawah pimpinan Andre Baruni. Di tempat inilah kemampuan vokalnya mulai diasah secara teknik dan performa. Tak hanya itu, ia juga aktif mengikuti berbagai lomba menyanyi dari tingkat anak-anak, remaja, hingga umum, yang menjadi fondasi kuat bagi perjalanan kariernya di kemudian hari.
Rayola mulai masuk ke dunia rekaman saat duduk di bangku kelas 1 SMEA 2 Padang, pada usia 17 tahun. Album perdananya berjudul Hanyo Punyo Cinto dirilis pada tahun 2012 dan langsung melambungkan namanya di blantika musik Minang. Lagu tersebut memperkenalkan gaya vokal khas Rayola yang lembut namun tegas, menjadikannya cepat dikenal di berbagai daerah, terutama di Sumatera Barat dan kalangan perantau Minang di Malaysia.
Karier Musik
Sejak debutnya, Rayola telah menelurkan banyak karya, baik dalam bentuk album maupun single. Beberapa albumnya yang populer antara lain Takana Kasiah Di Pakanbaru (2013), Cinto Tak Sampai (2013), Rindukan Ayah (2014), dan Basandiang Bukan Jo Cinto (2016). Ia juga dikenal melalui lagu-lagu yang berhasil menembus pasar digital seperti “Luko Batahan Surang”, “Cinto Hanyo Di Denai”, dan “Tadayo Gurauan Sayang”.
Selain tampil solo, Rayola juga sering berkolaborasi dengan musisi Minang lainnya, termasuk Ipank. Salah satu kolaborasi paling suksesnya adalah lagu Rantau Den Pajauah, yang meledak di pasaran dan menjadi salah satu lagu Minang paling dikenal di era digital. Kolaborasi ini memperkuat posisinya sebagai penyanyi Minang terdepan yang mampu menjembatani generasi lama dan baru dalam musik daerah.
Kehidupan Pribadi
Pada 1 Februari 2020, Rayola menikah di Gedung Dt. Rangkayo Basa, Kota Padang. Acara pernikahan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur Sumatera Barat saat itu, Nasrul Abit, yang menjadi salah satu saksi dalam prosesi pernikahan.
Gaya Bernyanyi dan Pengaruh
Rayola dikenal dengan gaya bernyanyi yang halus, penuh penghayatan, dan sarat emosi. Ia menggabungkan nuansa tradisional Minangkabau dengan aransemen pop modern, menjadikan musiknya diterima lintas generasi. Kualitas vokalnya yang konsisten membuat banyak lagunya viral di platform seperti YouTube dan Spotify, membuktikan bahwa musik daerah masih relevan di tengah dominasi musik digital modern.
Dengan produktivitas yang luar biasa — merilis puluhan single setiap tahun — Rayola kini dianggap sebagai salah satu penyanyi paling produktif dan berpengaruh dalam industri musik Minang. Dedikasinya terhadap budaya dan kemampuan beradaptasi dengan zaman menjadikannya panutan bagi penyanyi muda Indonesia yang ingin tetap berakar pada identitas daerah.
- Anyqu feat Rayola, Ridho Zulma - Cinto Palapeh Tanyo
- Bigheru feat Rayola - Usah Bajambo
- Bigheru feat Rayola - Usah Bajambo Tangan
- Dabee feat Rayola - Luko Indak Dibaok Pulang
- Harry Parintang & Rayola - Talarai
Untuk melihat daftar lengkap chord, silakan kunjungi kumpulan chord Rayola .